Budidaya Ubi Jalar

Halo Sobat Quick. Pastinya Sobat Quick sudah kenal dengan tanaman ubi jalar. Tanaman Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) atau dalam bahasa Inggrisnya sweet potato adalah sejenis tanaman yang merambat yang akarnya membentuk umbi dengan kadar karbohidrat yang tinggi.

Pemanfaatkan ubi jalar pada daun yang masih muda untuk di buat sayuran, Sedangkan umbinya untuk bahan membuat camilan seperti kue, oleh-oleh khas keripik, bakpau dan bakpia, anekan minuman bahkan es krim. Di beberapa daerah tertentu, ubi jalar merupakan salah satu komoditi bahan makanan pokok.

Dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweet potato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita. Selain karbohidrat sebagai kandungan utamanya, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan) dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa).

 

Ada beberapa varietas ubi jalar ada di Indonesia yang Mas Quick ketahui yaitu Daya, Borobudur, Prambanan, Mendut, Kalasan, Muara Takus, Cangkuang, Sewu dan Cilembu. Masing-masing varietas memiliki rasa khas dan tingkat ketahanan terhadap hama berbeda-beda.

Sebelum Sobat Quick mempelajari cara budidaya tanaman ubi jalar, sebaiknya mengetahui syarat tumbuhnya tanaman ubi jalar yang perlu Sobat Quick ketahui, yaitu:

 

1. Kondisi Lingkungan

Ubi jalar baik dibudidayakan pada dataran rendah hingga dataran dengan ketinggian 1000 mdpl. Tanah yang cocok untuk budidaya ubi jalar adalah tanah lempung berpasir, gembur dan kaya humus dan pH ideal 5,5-7,0. Pada dataran tinggi dan berhawa sejuk ubi jalar masih bisa tumbuh dengan baik, hanya saja usia panen lebih lama.

 

2. Iklim dan Cuaca

Di Indonesia, budidaya ubi jalar mencapai produktivitas paling optimal bila ditanam pada dataran rendah hingga ketinggian 500-700meter dari permukaan laut (mdpl). Ubi jalar tumbuh dengan baik dan cocok dibudidayakan pada daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman ubi jalar membutuhkan sinar matahari penuh atau 10-12 jam sehari. Curah hujan yang dibutuhkan adalah 700-1500 mm per tahun dengan suhu ideal 20-28 derajat celcius.

 

3. Jenis Tanah

Tanaman ubi jalar membutuhkan tanah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, drainasenya baik dengan reaksi tanah (pH) 5-6,5. Jenis tanah yang paling baik adalah Andosol dengan ciri-ciri solum tanah agak tebal antara 1-2 meter, berwarna hitam atau kelabu sampai coklat tua, bertekstur debu atau lempung berdebu sampai lempung. Jenis tanah Andosol memiliki kandungan unsur hara sedang sampai tinggi, produktivitas sedang sampai tinggi dan reaksi tanah masam sampai netral.

 

4. Waktu Tanam

Ubi jalar hanya membutuhkan sedikit air untuk tetap hidup. Waktu yang cocok yaitupada akhir musim hujan (sekitar bulan April atau Mei), tetapi apabila ingin menanam pada awal musim hujan (sekitar bulan Oktober atau November) diusahakan pada waktu musim turun hujan usia tanaman ubi jalarsudah dua bulan dan umbinya sudah cukup besar

 

Nah, tadi merupakan penjelasan Mas Quick tentang syarat tumbuhnya tanaman ubi jalar. Sobat Quick harus bisa menentukan kondisi lingkungan, iklim, jenis tanah, dan waktu tanam agar tanaman ubi jalar bisa hidup dan menghasilkan ubi yang besar.

No Comments Yet.

Leave a comment