Banyak orang mengira bahwa kunci sukses membasmi hama hanyalah pada dosis pestisida yang kuat. Padahal, ada satu faktor “rahasia” yang sering terlupakan Waktu.
Menyemprot di waktu yang salah bukan hanya membuat hama tetap hidup, tapi juga membuang-buang uang karena cairan pestisida menguap sia-sia atau justru membuat daun tanaman “terbakar”. Jadi, kapan sebenarnya momentum yang paling tepat? Mari kita bahas tuntas.
Mengapa Waktu Sangat Menentukan?
Tanaman adalah makhluk hidup yang memiliki siklus harian. Jika kita menyemprot saat matahari sedang terik, cairan pestisida akan menguap sebelum sempat bekerja. Sebaliknya, menyemprot saat angin kencang hanya akan membuat pestisida terbang terbawa angin ke tempat lain.
- Keunggulan Pagi Hari (Pukul 06.00 – 08.00)

Menyemprot di pagi hari memiliki beberapa keuntungan biologis:
Stomata Terbuka: Pada pagi hari, mulut daun (stomata) terbuka sempurna untuk bernapas. Ini adalah saat terbaik bagi tanaman untuk menyerap pestisida sistemik ke dalam jaringan selnya.
Suhu Sejuk: Suhu yang rendah menjaga cairan tidak cepat menguap, sehingga racun memiliki waktu lebih lama untuk menempel dan bekerja.
2. Keunggulan Sore Hari (Pukul 16.00 – Selesai)

Bagi banyak ahli, sore hari sering dianggap sebagai pilihan terbaik, terutama untuk pestisida kimia. Mengapa?
Menghindari Degradasi Matahari: Sinar UV yang kuat dapat memecah kandungan kimia dalam pestisida, membuatnya tidak ampuh lagi. Di sore hari, pestisida akan tetap aktif lebih lama di permukaan daun.
Melindungi Teman Tanaman: Serangga penyerbuk yang menguntungkan seperti lebah biasanya aktif di pagi dan siang hari. Dengan menyemprot di sore hari, Anda membantu melindungi populasi lebah dari paparan langsung racun.
Faktor Cuaca Musuh Utama Penyemprotan
Selain jam, perhatikan juga dua kondisi kritis ini:
- Hindari Terik Matahari: Cairan yang menempel di daun saat matahari sangat panas bisa menciptakan “efek kaca pembesar” yang dapat menghanguskan jaringan daun.
- Pantau Kecepatan Angin: Angin kencang menyebabkan droplet (butiran) pestisida tidak tepat sasaran dan bisa membahayakan tanaman lain atau bahkan diri Anda sendiri.
- Kelembapan Udara: Daya serap tanaman terhadap racun jauh lebih baik saat kelembapan udara stabil (tidak terlalu kering).
Mana yang Jadi Pemenangnya?
Secara umum, sore hari adalah waktu yang paling direkomendasikan untuk penyemprotan pestisida kimia agar bahan aktifnya tidak cepat rusak oleh sinar matahari dan lebih aman bagi ekosistem.
Namun, yang terpenting adalah selalu pantau prakiraan cuaca. Pastikan tidak akan turun hujan setidaknya 2–3 jam setelah penyemprotan agar pestisida tidak luntur terbawa air hujan.
Ingat, efektivitas pengendalian hama bukan hanya soal seberapa banyak dosis yang dituangkan, tapi soal momentum yang tepat saat menyemprotkannya. (rinal/20/01/2026)


Leave a Reply