bertani

Masihkah Bertani Jadi Pilihan?

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan gaya hidup urban, pertanian sering kali dipandang sebagai profesi “klasik” yang mulai ditinggalkan. Pertanyaannya: masihkah anak muda tertarik bertani?

Persepsi Anak Muda terhadap Dunia Pertanian

Bagi sebagian besar generasi muda, bertani kerap dikaitkan dengan pekerjaan fisik yang berat, kotor, dan tidak menghasilkan. Citra petani yang tertinggal, serta hasil yang tak menentu, membuat pertanian kurang dilirik sebagai pilihan karier. Belum lagi gengsi sosial banyak anak muda lebih bangga bekerja di balik laptop di kota besar daripada memegang cangkul di desa.

Namun, persepsi ini perlahan mulai berubah. Munculnya tren pertanian modern, seperti urban farming, hydroponic, dan smart farming, menjadikan pertanian lebih “keren” di mata anak muda. Mereka mulai melihat pertanian bukan sekadar mencangkul di sawah, tapi juga peluang bisnis yang bisa dikembangkan dengan pendekatan teknologi.

bertani

Anak Muda yang Mulai Bertani

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi petani muda usia 19–39 tahun masih tergolong kecil dibandingkan kelompok usia di atas 40 tahun. Namun, dalam lima tahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah anak muda yang terjun ke sektor ini baik sebagai petani langsung, pelaku agribisnis, maupun inovator teknologi pertanian.

Misalnya, komunitas petani muda seperti Petani Muda Keren, TaniHub, hingga start-up pertanian digital terus bermunculan dan menarik perhatian generasi Z. Mereka hadir tidak hanya untuk bertani, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian yang modern, efisien, dan menguntungkan.

Faktor Pendorong Teknologi dan Peluang Bisnis

Beberapa faktor yang mendorong anak muda kembali melirik pertanian adalah:

  • Kemajuan Teknologi

IoT (Internet of Things), drone, sensor tanah, dan aplikasi pemantau cuaca membuat proses bertani lebih efisien dan akurat.

  • Tren Urban Farming

Bertani tak lagi harus di lahan luas. Dengan konsep pertanian kota, siapa pun bisa menanam di balkon, atap, atau menggunakan sistem vertikal.

  • Peluang Bisnis

Produk organik, sayuran hidroponik, hingga olahan pertanian kini memiliki pasar yang menjanjikan, terutama di kalangan konsumen sadar kesehatan.

Dengan semangat inovasi, mereka mampu mengubah wajah pertanian menjadi lebih modern, efisien, dan menguntungkan. Bertani bukan hanya soal bertahan hidup, tapi juga peluang membangun bisnis berkelanjutan.

Jadi, kalau kamu anak muda yang sedang mencari jalan karier penuh makna dan berdampak, mungkin saatnya untuk melirik ke ladang karena masa depan bisa tumbuh dari sana. (rinal 15/10/20225)


Komentar Postingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *